seorang muslim sejati apabila dikatakan kepadanya bahwa islam adalah agama yang sempurna maka dengan tegas dia akan mengatakan ia, jika dikatakan islam adalah agama yang diridhoi Allah maka tanpa ada keraguan diapun akan mengatakan ia, dan apabila dikatakan bahwa islam adalah satu-satunya agama yang benar maka dengan yakin dia menjawab ia. dari mana kita mendapatkan jawaban itu yaitu dari Al Quran. Allah berfirman "telah aku sempurnakan islam sebagai agamamu, dan aku cukupkan nikmatku untukmu dan aku ridhoi islam sebagai agamamu" (QS. Al maidah :3). namun jika ada muslim yang mengingkari tentang kebenaran agamnya itu perlu dipertanyakan, atau maklumi sajalah mungkin saja dia bodoh, atau tidak pernah mengkaji islam.
keberimana yang sejati kepada Allah tidak lahir begitu saja. Tapi untuk mencapai keimanan itu Allah memerintahkan kita untuk berfikir, karena iman tidak cukup hanya dibibir saja, atau hanya dilisan saja, tetapi harus disertai dengan perbuatan dan tindakan yang nyata dalam kehidupan sehari-hari. oleh sebab itu pemikiran harus selalu serasi dengan apa yang kita yakini.
Banyak ayat didalam al quran yang
memerintahkan manusia agar mempergunakan akalnya untuk mencari kebenaran. agar manusia mencapai titik kesempurnaan dalam beriman. tentu dengan landasan ilmu, manusia akan terjaga keimananya. karena setiap aktivitas yang dialkukan dilandasi dengan hukum syariat yaitu wajib, haram,sunah,makruh dan mubah. namun jika untuk mempelajari islam saja kita malas. maka wajarlah banyak muslim yang salah kaprah
karena memahami islam hanya batasan kulit bukan isi. Hanya mau nutup aurat
ketika dalam mesjid tapi setelah keluar mejid
pakaian mulia kembali ditanggalkan dan aurat dipamerkan. Seolah-olah tuhan hanya ada di
mesjid.
Dalam agama lain
semakin kita berfikir tentang ketuhanan maka kita akan semakin kufur dan
meninggalkan agama. Hal seperti ini banyak terjadi didunia barat yang notabene nonmuslim banyak penganutnya yang lebih memilih menjadi ateis, yaitu
bertuhan tapi tak beragama karena konsep ketuhanan dalam agama yang dipelajarinya tidak memuaskan akalnya, tidak sesuai dengan fitrahnya. Ini
berbeda dengan Islam. Karena islam adalah agama yang menuntut kita untuk
berfikir. Muslim tidak sempurnah keislamanya sebelum ia berfikir kenapa islam?
Iman yang sempurna hanya diperoleh
dengan proses berfikir. Kerena dengan proses berfikir maka akan melhirkan pemahaman
sehingga tingkah laku kita akan mengikuti.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar