22 Maret, 2015

Syukuri Sakit


kenapa Allah memberikan sakit karena mungkin ketika sehat kita tidak punya waktu untuk Allah, kita disibukkan dengan perkara dunia, disibukkan dengan pekerjaan yang melalaikan, sehingga membuat kita berpaling dari Allah. dengan sakit itu, Allah berharap kita bisa meluangkan waktu untuknya, lebih dekat dengannya, dan agar kita sadar bahwa kita adalah makhluk yang lemah yang senantiasa membutuhkan Allah. Sakit adalah bentuk kasih sayang Allah pada hambanya, bila kita ikhlas menerima dan tidak banyak mengeluh karena sesungguhnya tatkala kita sakit maka sejatinya hal itu akan menggugurkan dosa-dosa kita, bak pohon dimusim kemarau. dalam hal ini kita perlu mengambil pelajaran dari seorang Nabi pilihan Allah yaitu Nabi Ayyub. Nabi Ayyub diuji kesabaran dan keimananya oleh Allah dengan penyakit yang di deritanya. Sekujur tubuhnya dipenuhi dengan belatung dan badannya berbau amis sehingga semua kerabat pergi menjauhinya karena tidak tahan dengan bau amis ditubuhnya. dalam keadaan sendiri Nabi Ayyub berdoa kepada Allah, dalam doanya Nabi Ayyub tidak meminta untuk disembuhkan dari penyakitkan tapi hanya meminta agar penyakitnya tidak sampai merembes ke mulutnya hingga lisanya selalu bisa berzikir dan mengagungkan kebesaran Allah. inilah yang seharusnya kita jadikan contoh ketika sakit, sehingga sakit tidak menjadi musibah tapi sebuah kenikmatan yang menggugurkan dosa kita.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar